-->

Sunday, 12 November 2017

Buruh Sebut Anies-Sandi 'Pendusta', Lieus: Jangan Bandingkan Anies dengan Ahok

Koordinator Komunitas Tionghoa Antikorupsi (Komtak) Lieus Sungkharisma. AKURAT.CO/Arief Munandar


POLITIK -Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) Lieus Sungkharisma mengimbau agar para buruh yang melakukan aksi di Balai Kota Jakarta 10 November lalu jangan mencari-cari kesalahan Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Menurut Lieus, sikap buruh yang membandingkan Anies-Sandi dengan Gubernur sebelumnya Basuki (Ahok) Tjahaja Purnama tak pantas dilakukan. Sebab masa perhelatan Pilkada DKI 2017 telah selesai dan dimenangkan oleh Anies-Sandi.
"Itu terlalu emosional dan mencari-cari kesalahan Anies. Sudahlah jangan dibandingkan Anies sama Ahok, itu keliru besar," kata Lieus kepada wartawan, Minggu (12/11).
Karena itu, Lieus ingin para buruh sebaiknya mengawal janji-janji Anies-Sandi agar tercapai semua. Mengingat Anies-Sandi baru saja memulai pemerintahannya, masih panjang perjalanannya.
"Kalau Ahok sudah selesai, Ahok periode kemarin. Sekarang bukan saatnya membandingkan, sekarang itu mengawasi janji-janji politiknya, itu baru fair," tandas Lieus.
Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengaku, Anies-Sandi pernah membuat kontrak politik pada saat kampanye Pilkada DKI 2017, hal itu merujuk pada penetapan UMP DKI 2018 di atas PP 78 Tahun 2015.
Hal itulah yang membuat Iqbal menyebut Anies-Sandi sebagai pembohong karena mereka tak memenuhi janjinya.
"Dia adalah pendusta, pembohong, dan ingkar janji!" tegas Iqbal di atas mobil komando depan Balai Kota Jakarta.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner